Jumat, 07 Maret 2014

sejarah seni rupa mesir_


SEJARAH SENI RUPA MESIR

BAB 1
SEJARAH SENI RUPA MESIR KUNO

Mesir merupakan bangsa yang mempunyai peninggalan kebudayaan tertua di dunia (sejak 3400 SM). Bentuk karya-karya seni rupa bangsa Mesir berupa seni bangunan, seni patung, relief, seni lukis, dan seni kriya. Seni bangunan Mesir terdiri atas bangunan piramida, mastaba, dan kuil. Piramida dan mastaba merupakan bangunan yang berfungsi untuk menyimpan mumi, sedangkan kuil berfungsi sebagai tempat pemujaan. Seni patung Mesir terbuat dari batu granit yang merupakan penggambarandari Ramses, Chefren, Achnaton, Amenhotep, dan Spinx. Relief dan seni lukis Mesir banyak ditemukan pada dindingdinding kuburan dan peti mati. Peninggalan lainnya berupa benda-benda kriya, seperti tembikar, perhiasan, dan mahkota.

BAB 2
Periode kekuasaan
Mesir kuno menganut sistem dinasti, dimana para penguasa (pharaohs),sebagai penguasa, pemikir dan juga menganggap dirinya sebagai dewa. Kekuasaan ini dimulai dari Lembah Nil sekitar 3150 SM, dan bertahan hingga 31 dinasti. Dinasti berakhir setelah Mesir takluk kapada Kerajaan Romawi pada sekitar abad 30 SM. Pada periode kekuasaan Romawi secara bertahap terjadi perubahan politik dan agama dan periode inilah yang mengakhiri perkembangan peradaban independen Mesir.

Peradaban Mesir Kuno
berada di bagian timur laut Afrika yang terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil dan mencapai kejayaannya pada sekitar abad ke-2 SM, yang disebut periode Kerajaan Baru. Wilayahnya mencakup Delta Nil di utara, hingga Jebel Barkal di Katarak. Pada beberapa zaman, peradaban Mesir meluas hingga ke selatan Levant, Gurun Timur, pesisir pantai Laut Merah, Semenajung Sinai, serta Gurun Barat.
Bentuk peradaban Mesir kuno antara lainberupa bangunan ( Architecture ), tulisan, patung, relief, painting, mumi dll, yang tinggi dan hingga kini masih bertahan.

BAB 3
Seni Bangunan (bangunan makan dan kuil) Mesir kuno
Piramida Agung Giza
Adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza dan merupakan satu-satunya bangunan kuno yang masih menjadi bagian dari Tujuh Keajaiban Dunia. Dipercaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu (Χεωψ, Cheops) dan dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 SM. Piramida ini kadang-kadang disebut sebagai Piramida Khufu..
Piramida Khafre
 Adalah piramida Mesir Kuno terbesar kedua di kompleks piramida Giza. Piramida ini merupakan makam firaun Khafra dari dinasti ke-4. Piramida Khafre memiliki panjang 215.5 m dan tinggi 148.5 m. Piramida ini terbuat dari blok-blok batu kapur raksasa yang suangat besar.
Piramida Menkaure
 Berlokasi di Dataran Giza pada barat daya pinggiran kota Kairo, Mesir, adalah yang terkecil dari ketiga Piramida Giza. Piramida ini dibangun untuk menjadi makam Firaun dinasti keempat Mesir, Menkaure. Letaknya berjarak beberapa meter barat daya dari tetangga terdekatnya, Piramida Khafre dan Piramida Agung Khufu di nekropolis Giza.
Saqqara (piramida tangga)
Sebuah situs pemakaman Mesir Kuno yang terletak di Mesir. Di situs ini terdapat sebuah piramid bertangga tertua di dunia. Kompleks saqqara terdiri dari Piramid bertangga Djoser, Piramid Unas , dan Piramid Userkaf.
Kuil Abu Simbel
 Kuil Abu Simbel terletak di ujung Danau Nasser, sejauh 290 kilometer baratdaya kota Aswan. Saat ini Abu Simbel adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang masuk bagian ke dalam Markah tanah Nubia, yang melingkupi dari Abu Simbel sampai ke Philae.
Kuil ini sebenarnya dipahat dari tebing batu pasir saat Firaun Ramses II masih berkuasa pada sekitar tahun 1250SM, sebagai markah tanah terakhir untuknya dan istrinya Nefertari, untuk memperingati kemenangannya pada Pertempuran Kadesh.
Kuil Luxor
Kuil Luxor adalah kompleks candi kuno yang besar Mesir yang terletak di tepi timur Sungai Nil dan didirikan pada tahun 1400 SM. Di Luxor terdapat enam kuil besar, empat di tepi kiri  sungai yaitu Goornah, Deir el-Bahri, Ramesseum, dan Medinet Habu, dan dua kuil di tepi kanan sungai yaitu Karnak dan Luxor .
Dibelakang kuil terdapat kapel yang dibangun oleh Tuthmosis III. Selama era Romawi, kuil dan sekitarnya digunakan benteng legiun dan rumah dari pemerintah Romawi di daerah Mesir.
Kuil Edfu
Kuil Horus di Edfu adalah kuil yang benar-benar dipertahankan keutuhanya. Dibangun dari batu blok, kuil ini dibangun di atas lokasi sebuah kuil Kerajaan Baru yang lebih kecil, Kuil ini menghadap ke barat, ke arah sungai. Struktur kuil ini meninggalkan sisa-sisa reruntuhan tiang kuil tua yang indah bila dilihat dari sisi timur.
Piramida Djedefre
Piramida Djedefre, adalah piramida yang paling rusak. Djedefre adalah anak dan sekaligus penerus dari Khufu. Sebelumnya, piramida ini dianggap sebagai piramida yang belum terselesaikan, tapi menurut konsensus arkeologi, piramida ini telah terselesaikan dan ukuran sebenarnya hampir sama dengan Piramida Menkaure – piramida Giza terbesar ketiga.
Kuil Karnak
Kawasan Karnak meliputi reruntuhan kuil, tiang dan bangunan-bangunan lainnya, terutama Kuil Agung Amen dan bangunan besar yang dibangun oleh Firaun Ramesses II (~ 1391–1351 SM), yang terletak di dekat Luxor, sekitar 500 km sebelah selatan Kairo, Mesir.
Pada tahun 323 AD, Konstantin yang Agung mengakui agama Kristen dan pada tahun 356 memerintahkan penutupan semua kuil. Pada saat itu Karnak hampir sepenuhnya ditinggalkan, dan gereja-gereja Kristen didirikan di dekat reruntuhanya.
Benteng Buhen
Benteng Buhen dibangun pada masa pemerintahan Senusret III, sekitar tahun 1860 SM (dinasti ke-12). Benteng ini dibangun untuk mengelilingi sebuah. Situs ini pertama kali didirikan sebagai sebuah pos di Nubia selama pemerintahan Sneferu (dinasti ke-4). Artefak dan Relief pada benteng Buhen menunjukkan bahwa orang Mesir tinggal sekitar 200 tahun, sampai akhir dinasti ke-5, ketika mereka mungkin dipaksa keluar oleh imigrasi dari selatan.


Seni Patung Mesir Kuno
Patung-patung Mesir mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
Sikap: berjalan dengan sikap kaki kiri di depan, tangan menggenggam. Kalau duduk dengan sikap berlutut dan jongkok.
Model: raja-raja dan dewa-dewa, sedangkan rakyat jelata bentuknya dibedakan dengan jelas.
Contoh beberapa patung:
Pangeran Rahotep dan Isteri Nya Nofret      
Patung dewi kucing
Patung Dewi Selket
Patung Granit Amenemhet III
Patung di kuil Luxor
Patung Raja Akhenaton Dan Ratu Nefertiti
Patung Raja Khafre
Sphink
Seni Relief

BAB 4
DEWA DAN KEHIDUPAN AKHIRAT
            Orang mesir prasejarah menaruh hormat bercampur heran kepada eajaiban alam serta pada ciri hewan menakutkan/mengagumkan. Dan kerap kali dewa-dewi mereka di wujudkan dalam bentuk binatang. Setelah manusia semakin maju, setelah erasaan takut dan kagum  pada kegaiban alam berkurang dewa-dewi pun mengalamiperalihan dan dari konsep zoomorfik menuju  antropomorfik (manusia). Namun tradisi tidaklah mati hanya saja merubah bentuk tubuh hewan dengan tubuh manusia dan masih berkepala hewan. Mesir memiliki dewa-dewi yang terbilang banyak. Bahkan setiap tempat memiliki dewanya sendiri bahkan beberapa di antara di gabung menjadi keluarga. Orang mesir tidak hanya memiliki banyak dewa-dewi tetapi juga beberapa kisah mitologi.
            Tidak ada kisah mesir yang mengisikan proses penggarapan jenazah menjadi mumi. Teori pemumian adalah pengulangan perlakuan yang dahulu konon  di lakukan pada dewa osiris untuk kebangkitanya kembali. Setelah pemumian, mumi  di masukan dalam makam bersama barang yang di kehendaki/di perlukan oleh yang mati dalam kehidupan barunya.  Dan beberapa di antaranya di buat miniatur seperti sandal, tongkat, daging/makanan lainya. Hanya sedikit orang mesir yang mampumelakukan penguburan sedemikian rumit. Bagi orang miskin hanya dapat mengharapkan kain kafan yang kasar sebagai ganti peti mayat dan pemakaman umum di bawah timbunan pasir. Pada zaman kerajaan lama tugas penguburan merupakan kewajiban ahli waris, tapi kemudian timbul kebiasaan menyisihkan sebagian harta untuk membayar imam kematian yang akan mengambil alih tugas. Hal ini lambat laun membuat para imam mempunyai kekayaan dan kekuasaanyang cukup besar sehingga kedudukan firaun terancam.
            Di mesir ada pula upacara harian di dalam kuil, upacara ini hampir sama dengan upacara pemakaman. Tidak peduli dewa-dewi mana yang mereka abdi, mulai dari rakyat kecil sampai imam melakukan upacara padi yang rumit. Saat fajar di lakukan mandi penyucian di kolam suci. Kemudian rombongan imam beriringan memasuki kuil, berbaris memasuki halaman terbuka dan memasuki kuil dan masyrakat umum menonton arakan ini di seberang halaman dan tidak boleh masuk lebih jauh. Para imam yang memimpin upacara di bawah epemimpinan firaun. Hanya sedikit imam yan mengabdikan seluruh hidupnya untuk melakukan pelayanan para dewa-dewi. Mereka adalah imam yang di perkenankan masuk tempat tersuci dalam kuildan membantu upacara pemandian dewa-dewi. Adapun imam wanita hanya bertugas menyanyi dan memainkan musik.
DUNIA ORANG MATI
            Hidup setelah mati adalah harapan semua orang mesir. Bahkan mereka mempersiapkan kehidupan setelah mati dengan menyibukkan diri. Bagi yang kaya pembalsaman rumit serta makam akan menjamin tenpat tinggal Ka atau jiwa dan Ba yaitu vitalitas fisik yang keluar dari badan saat ajal.
MEMPERSIAPKAN KEHIDUPAN AKHIRAT
            Persiapan initerpusatpada upacara pembalseman yang menurut Herodotus. Pembalseman di lakukan dengan menggunakan senyawa garam, rempah dan damar untuk mengawekan serta mengeringkan mayat yang sudah di ambil isi perutnya. Mumi ini lalu di isi dan di gosok dengan lapisan kain linen halus.
IRING-IRINGAN KEMAKAM
            Menurut tata cara penguburan mesir, penguburan harus di lakukan di barat dengan anggapan perjalaan malamnya melintasi alam akhirat. Di barat pula terdapat kuil maaupun makam .arak-arakan biasanya di lakukan pada mumi yang di petikan . dengan sampan melintasi sungai Nil kemudian dengan gerobak sapi melintasi daratan dengan imam berjalan di depan mengibaskan pedupaan sambil melagukan nyanyian dan berakhir di pintu kuil. Dan yang terakhir diakakan tarian resmi serta pesta penguburan dalam upacara  terakhir.

PENGADILAN DI DUNIA AKHIRAT
            Inti agama mesir yang berkiblat pada keatian ialah kepercayaan seluruh umat akan pengadilan terakhir oleh dewa osiris. Biasanya di gambarkan sebagai mumi yang dingin  yang menimbang hati orang mati dengan kebenaran.
DEWA-DEWI DI LANGIT
            Di akhirat  ada bagian khusus yang di peruntukan bagi khazanah dewa-dewi yang tak terhitung. Maka mungkinlah menggambarkan keluarga surgawi yang kumpulkan alam kelompok.

BAB 5
SANG FIRAUN DAN RAKYATNYA
            Hampir seiap masyarakat memiliki struktur piramid firaun sebagai puncak kemudian kaum bangsawan, pejabat, juru tulis, tukang, pekerja kasar, petani. Semakin rendah derajatnya semakin banyak jumlah kalanganya. Namun ada masa ketika imam menyamai kedudukan firaun, pada akhirnya firaun menganggap perlu mendapatkan kepastian dukungan mereka.bukan hanya kekayaan dan kekuasaan yang menyebabkan tingginya kedudukan tapi juga kekaisaran mesir yang di dahului meningkatnya kedudukan dewa.  Pada dasarnya di  dalam dasar piramida sosial di bawah petani  terdapat para budak.
KESENGGANGAN KAUM ELIT
            Secara turun temurun golongan elit adalah kalangan imam, tentara,pegawai pemerintah bahkan penguasa besar menganggap firaun dewa.
KEHIDUPAN MELIMPAH DI RUMAH BESAR
            Kediaman bangsawan mesir lebih dari  rumah keluarga biasa, di sekitarnya di kelilingi bengkel, kandang, tempat pemujaan dan ruang pesta.

BAB 6
SENI YANG AGUNG
Seni suatu bangsa adalah pernyataan tentang apa yang mereka yakini,yang di idam-idamkan dan di junjung tinggi.seni juga menceritakan sejarahena mencerminkan perjalanan nasib suatu bangsa serta memperlihatkan pergeseran perhatian mereka. Para arsitek, pemahat dan pelukis mencapai prestasi estetik yang mencerminkan keajaiban teknologi. Dapat di lihat dari karya besar mereka yang di buat dengan alat sederhana. Piramid merupakan monumen raksasa yang membuar bangunan mastaba lainya terlihat kecil, ukuranya 124m x 103m dengan tinggi 60meter dengan kamar bawah tanah, pekaranagn  dan kuil kecil diluar yang di hias cermat. Abad besar pembuatan piramid sekitar 400tahun sejak zaman wangsa keempat sampai enamkemudian piramid di dirikan dengan ukuran kecil dan di gunakan sebagai makam. Piramid tertinggi  mesir adalah 135 meter  tanpa menutup. Salah satu kuil termasyhur dan paling indah adalah kuil yang di bangun oleh Hatshepsut dekat sumber ilhamnya. Dengan penempatan dan perancangan variasi bentuk serta tatanan tiang  dan patung dengan jumlah 190 lebih serta relief yang mengagung-agungkan kelahiran sri ratu dengan segi estetika.
Kuil ini sangat besar dengan kompleks yang lebih besar lagi yang mencakup bengkel, sekolah, kolam suci, gudang dengan berbagai kelengkapan. Kuil dewa merupakan sumbangan besar terakhir yang di wariskan mesir kuno dalam bidang arsitektur. Mengenai patung ,relief ,ukiran dan lukisan adalah ciri yang paling mencolok. Patung mulanya di buat untuk melukiskan tokoh untuk selama-lamanya yang kebanykan di temukan di maakm kuno. Patung mesir di buat dengan hampa perasaan dengan maksud mencerminkan watak keagungan. Biasanya dalam keadaan duduk dengan tangan di lutut, berdiri dengan satu kaki melangkah kedepan tangan bergatung di samping atau beredekap di dada.
Menjelang akhir kerajaan lama seni relief mengalami beberapa eksperimen dan perubahan, tampak lebih hidup. Pada masa akhir kerajaan baru tidak hanya gaya tapijuga suasana jiwa hiasan makam berubah ke arah lebih suram. Kegembbiraan berubah menjadi kemuraman. Kerajaan pertengahan mengalami peningkatan seni lukis sebagai sarana utama.dengan bentuk geometri dan warna pokok pada zaman prasejarah yang di gunakan untuk menghias bejana. Sebelum wangsa keempat mesir memadukan ukiran dan lukisan di dinding yang juga berkaitan dengan patung. Lukisan kini menjadi sarana sendiri, cat yang di gunakan meyarupai  tempera yaitu campuran lilin, air dan zat pewarna. Objek lukisanpun makin meluas, dari warisan objek seperti berburu, bekerja di ladang, menari, bermain,dll. Ada pula objek yang naturalis dengan aksen Akhenaton yang berpenampilan aneh.

BAB 7
HASIL KARYA PIKIRAN
            Orang mesir menyusun ilmu hitung sederhana dan menggunakanya untuk mengukur ladang menaksir hasil gandum,mengamati langit mengamati pergerakan bintang, mempelajari anatomi manusia, belajar menangani penyakit dan mencatatan gagasan mereka dengan keahlian menulis. Heiroglif berasal dari bahasa yunani yang berrti ukiran suci. Tiap huruf melambangkan seluruh kata atau gagasan. Orang mesir memilih 24 heiroglif untuk 24 bunyi konsonan namun tidak memiliki vokal. Huruf ini sangat memuaskan bila di pahat di batu. Prasasti pada dinding kuil, makam dan monumen menyimpan banyak catatan sejarah, biografi mantra serta doa dengan tulisan. Dalam duni tulis menulis mesir juga memiliki beberapa prosa yang terkenal. Prosa mesir umumnya lebih sedikit mengalami penghilangan daya terjemahan dibanding dengan syair 2prosa yang terkenal yaitu berjudul “protes petan fasih” dan “nasihat ipuwer”.  Adapun pada bidang roman yaitu berjudul “kisah tentang sinuhe”. Jenis sastra mesir yang paling di sukai adalah “sastra kebijaksanaan” yaitu kata nasihat dari orang bijaksana yang lebih tua pada golongan muda.
            Sebagai pengamat benda langit orang mesir memusatkan perhatian pada teknik, mereka memetakan langit mengenali banyak bintang dan menemukan alat menghitung gerakan bintang yang akhirnya memberikan sumbangan penting bagi masa depan yaitu kalender syamsiah(berdasar matahari) dan jam air mesir ataupun variasinya yang merupakan alat pengukur waktu yang efisien sampai di tentukanya jam baku.

WARTA PADA BATU
Awalnya tulisan pada batu diartikan memiliki arti sesuai dengan gambar yang ada, namun kenyataannya, arti dan gambar pada ukiran bisa sangat berbeda. Jean-Francois Champollion adalah ahli bahasadari Prancis yang mengungkapkan bahsa pada watra batu berdasarkan salinan tulisan Batu Rosetta.
Hieroglif dikenal dari jaman pra-sejarah serta menggunakan gambar gambar yang mengeja kata yang dikehendaki. Hieroglof tidak hanya melambangkan huruf, tapi juga melambangkan kata.
 Untuk menghindari kesalahan pemahaman pada kata kata yang homonim, orang mesir kuno menggunakan lambang penegas di akhir kata.


BAB 8
ABAD ABAD KEMUNDURAN

Faktor faktor yang menyebabkan kemunduran Mesir :
1. Hilangnya daerah imperium
2. Terus menyusutnya nama besar firaun
3. Perselisihan dalam negeri
4. Terpecah belahnya Mesir
5. Penguasa pengganti firaun lembek

Wangsa yang pernah berkuasa di Mesir setelah Firaun:
1. Shesonk (Wangsa ke-22, 950 SM)
     Berasal dari Libia, merebut kekuasaan Mesir Hulu dan Hilir. Ia menyerbu Palestina yang dikuasai Raja Daud dan menjarah Bait Suci di Yerusalem. Terjadi perang saudara sehingga Mesir terpecah pecah dan mengundang datangnya penyerbu.
2.  Psammetikhus (Wangsa ke-26)
     Psammetikhus memperlakukan Mesir seperti sebuah kerajaan, sehingga perekonomian Mesir berkembang pesat. Terjadi dominasi dari orang orang Yunani. Masa kejayaannya terjadi di akhir Wangsa Psammetikhus saat dikuasai Kleopatra.
    
      Namun pada masa ini, setelah dominasi bangsa Yunani menurun Roma mulai masuk untuk merebut kekuasaan. Pada masa inilah, saat Kleopatra akan dibawa ke Roma sebagai tawanan Kaisar Agustus, dia bunuh diri dengan meletakkan ular kobra di dadanya.

Perkembangan agama di Mesir
a. Masa dewa dewi di Mesir
     Dewa-dewa Mesir pada masa itu adalah:
     Osiris, Sang Raja yang wafat dan dibangkitkan kembali
b   Isis, sang istri yang dengan keyakinan dan cintanya telah memungkinkan kebangkitan Osiris
     Horus, putra Osiris dan Isis
c. Masa masuknya agama Kristen
     Terjadi pada abad ke-4 melalui masyarakat Yahudi. Para rahib Mesir menyebarkan agama Kristen ke Eropa,  mula-mula ke Konstatinopel, Roma, lalu ke negara Eropa lainnya.

d. Masa masuknya agama Islam
            Berasal dari orang Arab yang melakukan ekspansi dan menguasai Mesir selama 9 abad.


Harta karun Tutankhamen

Tutankhamen adalah makam menantu Neferititi yang ditemukan pada tahun 1922 oleh Howard Carter. Makam ini merupakan bukti terbesar yang dapat membuktikan kualitas peradaban Mesir Kuno. Banyak pencurian terjadi pada peninggalan makam Mesir Kuno, segala usaha yang dilakukan pemerintah gagal dilakukan.

Firaun dimakamkan bersama lambang kebesaran raja. Di lambang kebesaran raja Tutankhamen  kadang terkandung pencerminan suasana rumah tangga. Makam Tutankhamen diperlengkapi perlengkapan hidup, karena Orang Mesir percaya Raja yang telah wafat suatu saat akan bangkit kembali, dan ketika dia bangkit, segala yang dibutuhkannya telah terpenuhi. Selain itu makam juga dilengkapi dengan patung hewan yang dipercaya adalah dewa sebagai penjaga mumi.

Selain dewa dalam bentuk hewan, makam Tutankhamen juga dijaga oleh dewa berbentuk patung manusia Tutankhamen sendiri di samping pintu masuk kamar jenazah, juga dijaga oleh patung empat dewi cantik yang menjaga organ penting Tutankhamen yang ditempatkan secara terpisah.


Mumi yang dimakamkan diletakkan dalam peti yang berlapis lapis, peti dalam peti, rangkap delapan. Tiap lapis peti digambarkan menurut sosok raja. Di peti yang paling dalam pun wajah mumi masih ditutup topeng emas tempaan.

Deretan Dewa Dewi Mesir


1.         Isis
2.         Dewa matahari
3.         Anubis
4.         Nephthys
5.         Horus
6.         Osiris
7.         Hathor
8.         Seth
9.         Thoth
10.       Phath
11.       Sobek
12.       Ammon


 @by:
diambil dari tugas kelompok 4 seni rupa UNESA
thx all

Tidak ada komentar:

Posting Komentar