Selasa, 21 Februari 2012

“Nata De Coco”

“Nata De Coco”

Pembuatan Nata De Coco
“makanan yang berkalori rendah”

Nata de coco berwarna putih,rasanya kenyal dengan berbagai bentuk yang biasanya sebagai campuran pada es buah ataupun es yang lainya.
            Nata de coco di buat  dari air kelapa yang komponen terbesarnya adalah 95,5% air dan 3,8% karbohidrat serta kalsium, phosphor dan bezi . Setiap 100gram air kelapa mengandung 17 kalori.

Pembuatan Nata De Coco:
Peralatan yang di butuhkan
·         4buah bak plastik kotak
·         3buah botol
·         1buah gelas ukur yang tinggi
·         ½ ons karet gelang
·         Koran
·         Masker
Bahan yang di butuhkan
·         5liter air kelapa(disaring)
·         2 sendok makan ZA
·         7sendok makan gula pasir + 2kg gula pasir
·         3 sendok makan acitic acid/ asam asetad

Pembuatan
1.      Cuci botol dan bak plastik lalu jemur dan keringkan
2.      Jemur Koran di bawah sinar matahari
3.      Rebus air kelapa, ZA dan gula pasir sampai mendidih
4.      Masukan asam asetad kedalam panci lalu tutup kembali
5.      Panci di buka aduk dengan gelas ukur, tuangkan ke dalam botol sebanyak ½ liter, sedangkan untuk bak plastik sebanya 1 ¼  - 1 ½ liter
6.      Tutuplah botol plastik dan bak plastik dengan Koran dan karet
7.      Taruh pada tempat yang aman untuk didinginkan
8.      Esok harinya masukkan bibit nata(raster) kemudian tutup kembali dan biarkan sampai padat
9.      Setelah padat, cuci lembaran nata sampai bersih
10.  Potong kotak kecil-kecil lembaran nata lalu dicuci dan direbus kembali dan didinginkan. Kemudian di rebuh lagi dan ditiriskan
11.  Masak dengan 2kg gula pasir dengan 4 glas blimby air dan masukkan nata yang sudah di tiriskan smpai empuk.

No.
Bahan/alat yang perlukan
harga
1.
5 liter air kelapa
Rp   2000
2.
2,5 kg air kelapa
Rp 25000
3.
1 kg ZA
RP   7000
4.
1 liter acitid acid/ asam asetad
Rp 12000
5.
1 botol raster/ bibit nata
Rp 50000
6.
1 panci ukuran 32cm
Rp 50000
7.
4 bak plastik kotak (1buah Rp 13000)
Rp 52000
8.
3botol
Rp 15000
9.
1corong
Rp   5000
10.
1 gelas ukur tinggi
Rp 10000
11.
1 ons gelang karet
Rp   3000
12.
3serbet (1buah 5000)
Rp 15000
13.
1jurigen ukuran 5liter
Rp 10000
14.
Saringan
Rp   5000
15.
1 LPG 3kg
Rp 15000
16.
1sendok makan
-
17.
transport
RP 59000
jumlah
RP335000

"Give me a reason "

Give me a reason

It's not romantic here in blue
Swimming, swimming in blue
You left me lonely and confused
Question, questioning you
So soon goodbye you stole my heart
Believe, believing you
Was it a lie right from the start
Answer, answer me do...

Well now my body's weak - so just give me a reason
And my make-up's off - so just give me a reason
And my defense's down - so just give me a reason
Give me a reason
Give me a reason

You'll never know the love I felt
Wanting, waiting for you
It takes a weak heart to forget
Follow, follow it through

Well now my body's weak - so just give me a reason
And my make-up's off - so just give me a reason
And my defense's down - so just give me a reason
Give me a reason
Give me a reason
Give me a reason...

[Violin solo]

So what's a girl like me to do
Drowning, drowning in you
And who's to save me from the blue
Carry, carry me through

Cause now my body's weak - so just give me a reason
And my make-up's off - so just give me a reason
And my defense's down - so just give me a reason
I am strong enough - so just give me a reason
Now my body's weak - so just give me a reason
And my make-up's off - so just give me a reason
My defense's down - so just give me a reason
Give me a reason (*5)

What did I do wrong...

"FLUIDA TAK BERGERAK"


FLUIDA TAK BERGERAK

Tujuan                     : menganalisa besarnya tekanan pada titik yang sama dalam zat cair
Dasar teori              : “tekanan yang diadakan dari luar kepada zat cair yang ada dalam ruangan tertutup akan di teruskan oleh zat cair itu kesegala arah dengan rata”
Alat dan bahan    : -botol aqua (1,5 liter)
                             -air
                             -penggaris panjang
                             -isolasi
IMG0233A.jpg 









Langkah kerja       :
·         Lubangi botol lurus dengan garis
IMG0234A.jpg
·         Tutup lubang dengan isolasi, kemudian isi air
IMG0236A.jpg   IMG0228A.jpg
·         Buka tutup botol dan isolasi yang menempel
·         Lihat jarak jatuhnya air dan catat waktu yang di tempuh sampai pada lubang tidak keluar air
IMG0229A.jpg  IMG0231A.jpg
Pertanyaan         :
1.       Apakah tekanan hidrostatis?
2.       Apa saja yang mempengaruhi tekanan hidrostatis?
3.       Kesimpulan
Pembahasan      :
1.       tekanan Hidrostatis adalah  tekanan yang terjadi di bawah air
2.        -tekanan udara
-titik pada lubang(letak lubang)
-massa jenis air
-gravitasi
      3.      kesimpulan:
            Tekanan Hidrostatis terjadi karena adanya berat air yang membuat cairan tersebut mengeluarkan tekanan. Gaya gravitasi menyebabkan zat cair dalam suatu wadah selalu tertarik ke bawah.  Makin tinggi zat cair dalam wadah, makin berat zat cair itu, sehingga makin besar pula tekanan zat cair pada dasar wadahnya. Sehingga semakin dalam, tekanan hidrostatisnya akan semakin besar.
TEORI
TEKANAN HIDROSTATIS (Ph)
http://fisika79.files.wordpress.com/2011/04/sculpture_03.jpg?w=154&h=231kita akan amati bagaimana sifat air ketika sedang diam. Diamnya air dapat kita ambil ilmu dengan mempelajari sifat-sifatnya. Begitu  juga ketika bergeraknya.
Kita mulai….Suatu fluida dapat dianggap tersusun atas lapisan-lapisan air dan setiap lapisan memberi tekanan pada lapisan bawahnya. Besar tekanan itu bergantung pada kedalaman, makin dalam letak suatu bagian fluida semakin besar tekanan pada bagian itu( lihat analogi tumpukan manusia, tentunya orang yang di posisi terbawah akan merasakan tekanan paling besar).. Setiap bagian di dalam fluida statis akan mendapat tekanan zar cair yang disebabkan adanya gaya hidrostatis  disebut Tekanan Hidrostatis “Ph”. Contoh nyatanya ketika sebuah bola yang di masukkan ke dalam air, ketika kita lepaskan akan mendapat gaya ke atas.
http://fisika79.files.wordpress.com/2011/04/index.jpeg?w=500Besarnya tekanan hidrostatis tidak bergantung pada bentuk bejana dan jumlah zat cair dalam bejana, tetapi tergantung pada massa jenis zat cair, percepatan gravitasi bumi dan kedalamannya. Secara matematis tekanan hidrostatis disuatu titik (misal didasar balok) diturunkan dari konsep tekanan.
                w = m.g = ρ V g = ρA h g
makahttp://fisika79.files.wordpress.com/2011/04/image008.gif?w=133&h=142
Ket : Ph = Tekanan Hidrostatis (N/m2) ; h =kedalaman/tinggi diukur dari permukaan fluida (m) ; g = percepatan gravitasi (m/s2)
Jika  tekanan udara luar (Patm) mempengaruhi tekanan hidrostatis maka tekanan total pada suatu titik adalah
http://fisika79.files.wordpress.com/2011/04/image010.gif?w=500
berdasarkan rumus diatas tekanan hidrostatis di suatu titik dalam fluida diam tergantung pada kedalaman titik tersebut, bukan pada bentuk wadahnya oleh karena itu semua titik akan memiliki  tekanan hidrostatis yang sama. Fenomena ini disebut sebagai Hukum Utama Hidrostatis.
Tekanan Hidrostatis adalah  tekanan yang terjadi di bawah air. Tekanan ini terjadi karena adanya berat air yang membuat cairan tersebut mengeluarkan tekanan. Gaya gravitasi menyebabkan zat cair dalam suatu wadah selalu tertarik ke bawah.  Makin tinggi zat cair dalam wadah, makin berat zat cair itu, sehingga makin besar pula tekanan zat cair pada dasar wadahnya. Sehingga semakin dalam, tekanan hidrostatisnya akan semakin besar.
Tekanan hidrostatis disebabkan oleh berat zat cair, sehingga :

http://sukajiyah.files.wordpress.com/2011/05/image005.png?w=67&h=42&h=42

Karena w = m.g dan m = ρ.v  = ρ.h.A , maka :

http://sukajiyah.files.wordpress.com/2011/05/image007.png?w=109&h=45&h=45

http://sukajiyah.files.wordpress.com/2011/05/image004.gif?w=113&h=32&h=32
p = tekanan hidrostatis (N/m²)
ρ = massa jenis zat cair (kg/m²)
g = percepatan gravitasi (m/s²)
h = kedalaman zat cair (m)
Hukum Utama Hidrostatis :
” Tekanan hidrostatis di semua titik yang berada dalam satu bidang mendatar di dalam suatu zat cair sejenis yang berada dalam keadaan seimbang adalah sama besar”.
Penerapan hukum utama hidrostatis adalah pada konstruksi bendungan, yaitu semakinke bawah, bendungan dibuat semakin tebal/kuat karena untuk menahan tekanan yang semakin dalam semakin kuat.